Syarat Agar Klaim Asuransi Penderita Penyakit TBC Tidak Ditolak

Banyak orang bingung bahwa TBC sama dengan batuk biasa. Padahal, batuk ini lebih berbahaya daripada batuk biasa. Karena itu, pengobatan batuk akibat TBC (TBC) berbeda dalam perawatannya. TB juga dikenal sebagai penyakit menular. Tak heran penyebarannya juga relatif ringan dan cepat karena bisa melalui udara. Untuk TBC, pasien sering memiliki kontrak dengan pasien lain. TBC ini menyerang paru-paru, yang disebabkan oleh hasil Mycrobacterium Tuberculosis.

TB bahkan tidak mudah dikenali pada tahap awal. Karena gejalanya umumnya menyerupai batuk. Segera setelah persalinan, gejalanya tampak normal ketika orang-orang menderita flu. Gejala TBC biasanya batuk, nafsu makan hilang, demam dan keringat dingin di malam hari, batuk darah, kekurangan energi, rasa sakit pada dana dan batuk lendir, dengan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 21 hari.

Pemilik asuransi kesehatan tentu mengharapkan perlindungan ketika dia sakit. Apalagi penyakit yang ia derita adalah sejenis penyakit TBC. Biaya penyembuhan tentu tidak kecil. Apalagi jika kondisi pasien dalam fase kronis. Nilai biaya perawatan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Namun, tidak semua pasien TB dapat mengambil asuransi. Karena ada berbagai syarat yang harus dipenuhi agar klaim untuk pengobatan TB disetujui oleh asuransi. Berikut ini adalah daftar kondisi ini:

Pemegang polis tidak dalam posisi tunggu

Menunggu adalah periode antara periode pembelian dan waktu untuk mengajukan klaim. Biasanya, perusahaan asuransi membatasi waktu tunggu hingga 12 bulan. Namun, beberapa membatasi waktu menjadi kurang atau lebih dari periode itu. Ketentuan selama penantian ini lebih spesifik untuk penyakit serius seperti diabetes, penyakit jantung, tumor dan TBC. Bagi Anda yang ingin mengklaim biaya pengobatan TB, pastikan terlebih dahulu bahwa kebijakan yang Anda miliki tidak ditunda.

Polis dalam keadaan aktif

Perusahaan asuransi harus menanggung biaya pengobatan TB jika polis Anda aktif atau tidak kedaluwarsa. Alasan pembatalan ini biasanya karena premi asuransi telah jatuh tempo dan periode bebas bunga telah berakhir. Pastikan Anda selalu membayar tagihan asuransi tepat waktu. Dan terutama untuk polis asuransi yang dirangkum dalam investasi unit-linked, pembusukan biasanya terjadi karena nilai investasi terkikis dan pada akhirnya tidak cukup untuk membayar polis biasa.

Mengajukan klaim belum melampaui batas waktu

Bagi Anda yang ingin mengajukan klaim pengobatan untuk TBC, tidak lagi menundanya. Karena perusahaan asuransi selalu memiliki batas waktu untuk mengajukan klaim. Jika Anda melebihi batas waktu, klaim Anda dapat ditolak meskipun semua persyaratan terpenuhi. Periode ini berbeda untuk setiap perusahaan asuransi. Biasanya jangka waktunya bervariasi dari 30 hari hingga 60 hari.

Isi dokumen ketika Anda mengajukan klaim

Khususnya untuk polis asuransi yang menggunakan sistem penggantian, pengajuan klaim benar-benar diterima jika semua dokumen yang diperlukan telah dilengkapi. Pastikan bahwa semua dokumen yang Anda terima dari rumah sakit dilaporkan oleh Anda. Sementara itu, untuk asuransi dengan sistem kartu yang masih harus disapu ketika mengajukan klaim, kelengkapan dokumen dikelola langsung oleh rumah sakit berkoordinasi dengan perusahaan asuransi terkait.

Jujurlah dalam memberikan informasi awal

Jika Anda memberikan informasi sebagaimana ketika Anda membuka polis, kemungkinan perusahaan asuransi tidak akan menolak klaim Anda. Namun, jika pelanggan berbohong tentang kesehatan atau identitas pribadi penting lainnya, asuransi pasti akan menolak klaim. Misalnya, jika Anda sudah menderita TBC dan tidak memberikan informasi tentang riwayat penyakit, persyaratan penyakit ditolak.