Perkara-Perkara Yang Membatalkan Shalat

Shalat lima waktu adalah ibadah wajib yang harus dikerjakan oleh semua umat Islam jika sudah baligh. Bahkan dalam kondisi apapun kita memiliki kewajiban untuk tetap menjalankan shalat lima waktu dengan keringanan-keringanan yang telah diperbolehkan. Mengingat bahwa shalat wajib sangatlah penting untuk kita jaga, maka kita juga harus menghindari hal-hal yang dapat membatalkan shalat. Dilansir dari IslamExplored.org ada beberapa perbuatan yang bisa membuat shalat kita batal termasuk shalat wajib.

Perkara pertama yang bisa membatalkan ibadah shalat kita adalah makan dan minum dengan sengaja. Shalat adalah beribadah kepada Allah dan berdoa serta memohon kepada Allah. Perbuatan-perbuatan yang dapat menganggu shalat termasuk dilarang seperti makan dan minum dengan sengaja. Selanjutnya adalah berbicara dengan sengaja tanpa tujuan apapun. Kita masih diperbolehkan untuk berbicara atau mengeluarkan suara atau isyarat dengan tujuan membetulkan gerakan atau bacaan imam yang salah. Karena jika memang shalat imam tersebut tidak terlaksana dengan sempurna, maka dia harus menyempurnakan shalatnya tersebut.

Tidak mengerjakan salah satu rukun dalam shalat maupun syarat sah shalat akan membatalkan shalat. Jika hal ini terjadi maka kita harus menyempurnakan rukun shalat atau syarat shalat tersebut agar shalat kita diterima Allah. Masalah ini sangat sering terjadi terutama mengenai tuma’ninah dalam shalat. Banyak umat Islam yang terburu-buru atau tidak dalam keadaan apapun tapi shalatnya tidak tuma’ninah, maka hal ini akan membatalkan shalat. Selama beribadah kepada Allah usahakan kita tenang, menghayati dan tuma’ninah pada setiap gerakan shalat. Selain itu melakukan banyak gerakan yang bertentangan dengan tujuan ibadah juga membatalkan shalat. Gerakan-gerakan tersebut bisa saja akan mengalihkan perhatian hati kita dari fokus beribadah kepada Allah. Gerakan-gerakan ringan seperti menggaruk, membenarkan pakaianĀ  atau hal-hal lain yang tidak berlebihan tidak membatalkan shalat kita.

Tertawa terbahak-bahak mayoritas ulama memasukkannya sebagai pembatal shalat karena merusak shalat dan bisa menganggu orang di sekitar yang juga menunaikan shalat. Mengenai senyum para ulama menilai hal tersebut tidak membatalkan puasa karena tidak akan merusak shalat seorang muslim. (sumber : IslamExplored.org)